| Kembali |
| Nomor Perkara | Penuntut Umum | Terdakwa | Status Perkara |
| 672/Pid.B/2026/PN Dps | Ni Komang Swastini, SH | 2.DEDERISKO WAWU BUJU BOLU 3.RIDON NGAGU |
Persidangan |
| Tanggal Pendaftaran | Selasa, 23 Jun. 2026 | ||||
| Klasifikasi Perkara | Pencurian | ||||
| Nomor Perkara | 672/Pid.B/2026/PN Dps | ||||
| Tanggal Surat Pelimpahan | Senin, 22 Jun. 2026 | ||||
| Nomor Surat Pelimpahan | B-4083/N.1.10.3/Eoh.2/06/2026 | ||||
| Penuntut Umum |
|
||||
| Terdakwa | |||||
| Advokat | |||||
| Anak Korban | |||||
| Dakwaan | SURAT DAKWAAN No. Reg. Perkara: PDM – 411/DENPA.OHD/06/2026
Terdakwa I Nama lengkap : DEDERISKO WAWU BUJU BOLU Tempat lahir : Praijirik Umur/tanggal lahir : 19 tahun / 18 Mei 2007. Jenis kelamin : Laki-laki Kebangsaan/kewarganegaraan : Indonesia. Alamat : Jalan Drupadi IV No. 5 , Ds/kel. Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Selatan Kota Denpasar. Agama : Kristen Pekerjaan : Swasta Pendidikan : SD
Terdakwa II Nama lengkap : RIDON NGAGU Tempat lahir : Keridawa Umur/tanggal lahir : 20 tahun / 2 April 2006. Jenis kelamin : Laki-laki Kebangsaan/kewarganegaraan : Indonesia. Alamat : Jalan Tukad Languan No. 8, Ds/ Kel. Panjer Kec. Denpasar Selatan Kota Denpasar. Agama : Kristen Pekerjaan : Swasta Pendidikan : SMP
1. Penangkapan : Tanggal 8 April 2026 s/d 9 April 2026; 2. Penahanan - Penyidik : Rutan sejak tanggal 9 April 2026 s/d 28 April 2026; - Perpanjangan PU : Rutan sejak tanggal 29 April 2026 s/d 7 Juni 2026; - Penahanan PU : Rutan, sejak tanggal 08 Juni 2026 s/d 27 Juni 2026.
Bahwa Terdakwa Dederisko Wawu Buju bolu (terdakwa I) bersama-sama dengan terdakwa Ridon Ngagu (terdakwa II) pada hari Rabu tanggal 01 April 2026 sekira pukul 04.00 WITA atau setidak-tidaknya pada waktu lain pada bulan April tahun 2026 bertempat di depan Counter Villa Cell 5 Jalan Bungtomo Kec. Denpasar Utara Kota Denpasar atau setidak-tidaknya masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Denpasar yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, telah “mengambil suatu barang berupa : 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Vixion warna Merah Nopol P 2442 SY, yang sebagian atau seluruhnya milik orang lain yakni saksi Sius Bepa Kamba Landu (saksi korban), dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum”, yang dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut: Bahwa berawal pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2026, terdakwa Ridon Ngagu (Tsk II) datang ketempat kost terdakwa Dederisko Wawu Buju Bolu (Tsk I) menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna Silver tanpa plat, dan sampai ditempat kost tsk I, Tsk II berkata kepada Tsk I ”Ayo kita keluar mencuri sepeda motor di Jalan Bungtomo dan dijawab oleh tsk I, ”Ayo”. Sekitar pukul 19.00 Wita Tsk II membonceng tsk I menggunakan sepeda motor Beat warna silver menuju ke Jalan Bungtomo dan setelah mutar-mutar di Jalan Bungtomo sampai subuh atau sampai hari Rabu tanggal 1 April 2026 sekira pukul 00.30 Wita tsk II mampir dan turun dari motor untuk belanja di warung madura yang berada didepan seberang Counter Villa Cell 5 Jalan Bungtomo Kec. Denpasar Utara Kota Denpasar sedangkan Tsk I berada di atas motor. Setelah selesai beli rokok Tsk II menghampiri Tsk I dengan bekata, ”diam disini dan awasi situasi sekitar”. Tsk II mau ke depan Counter Villa Cell 5 untuk mengambil 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Vixion warna Merah Nopol P 2442 SY yang dilihat terparkir didepan counter tersebut. Selanjutnya Tsk II pergi ke depan counter mengambil sepeda motor tersebut yang kondisi sedang tidak dikunci stangnya, kemudian Tsk II tarik kebelakang dan stang sepeda motor Tski I arahkan ke Utara untuk kemudian Tsk II naik diatas motor guna di dorong dengan menggunakan kedua kakinya sepanjang 3 (tiga) meter. Selanjutnya Tsk I mendorong sepeda motor dari belakang dengan cara menempelkan kaki kirinya pada pedal sepeda motor yang Tski II naiki sampai di Lapangan Puputan Renon Denpasar. Kemudian Tsk II mengambil obeng plat warna Hijau hitam yang ada di jok sepeda motor Honda Beat lalu obeng tersebut dimasukkan pada kunci kontak sepeda motor Yamaha Vixion dan diputar kekanan sehingga stop kontaknya mau menyala/hidup dan setelah itu sepeda motor Tsk II hidupkan lalu Tsk II bawa pergi yang dikuti oleh Tsk I menuju mess tempat kerjanya Saksi Usman Ndapa Jalan Sekar Tunjung XI No.- Denpasar Timur. Sesampainya di tempat kerja saksi Usman selanjutnya sepeda motor Yamaha Vixion tersebut untuk body dan dek motor dibongkar bersama dan setelah itu pagi harinya TSk II sendiri dari mess Saksi Usman dan sekira pukul 07.00 Wita Tsk II membeli cat pilok warna ungu untuk dibawa ke mess tempat kerjanya Saksi Usman untuk selanjutnya Tski I dan tsk II mengecat body dan dek sepeda motor Yamaha Vixion menggunakan cat pilok tersebut berikut mengganti platnya dengan No. Pol lupa yang Tsk II pasang pada bagian belakang guna dapat Tsk II gunakan bersama dengan Tsk I untuk pergi bekerja. Terdakwa I bersama terdakwa II (para terdakwa) tidak ada meminta izin kepada saksi untuk mengambil dan memiliki sepeda motor Yamaha Vixion miliknya sehingga akibat perbuatan para terdakwa, saksi korban mengalami kerugian kurang lebih Rp.11.500.000,- (sebelas juta lima ratus ribu rupiah).
Perbuatan para Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada pasal 477 Ayat (1) huruf g KUHP. |
||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya |
